PAPER 6 - EVOLUSI

July 12, 2018


PENGERTIAN EVOLUSI


Apakah yang dimaksud dengan evolusi? Evolusi adalah perubahan-perubahan yang dialami makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam kurun waktu yang lama dan diturunkan dari generasi sebelumnya ke generasi selanjutnya. Evolusi menyebabkan munculnya keanekaragaman makhluk hidup. Dengan adanya variasi-variasi baru tersebut muncullah spesies baru.
Teori evolusi adalah teori yang membahas tentang perubahan-perubahan yang dialami makhluk hidup dari generasi ke generasi.
Teori evolusi masih tetap diperdebatkan oleh para ilmuwan sampai saat ini. Banyak tokoh yang berpendapat tentang hal ini, tetapi belum ada satu teori yang dapat menjawab semua fakta dan kejadian tentang sejarah perkembangan makhluk hidup

SEJARAH TEORI EVOLUSI


Pada dasarnya teori evolusi muncul sebagai salah satu jalan untuk mencari tahu asal mula makhluk hidup. Pemikiran ini sebenarnya telah ada sejak zaman lampau. Dalam ilmu pengetahuan peradaban Yunani, Romawi, dan Cina. Namun sampai dengan abad ke-18, pandangan biologis Barat masih didominasi oleh esensialisme, yaitu pandangan bahwa bentuk-bentuk kehidupan tidak berubah.  Hal ini mulai berubah ketika pengaruh kosmologi evolusioner dan filosofi mekanis menyebar dari ilmu fisik ke sejarah alam. Para naturalis mulai berfokus pada keanekaragaman spesies, dan munculnya ilmu paleontologi dengan konsep kepunahannya lebih jauh membantah pandangan bahwa alam bersifat statis. Pada awal abad ke-19, Jean-Baptiste Lamarck mengajukan teorinya mengenai transmutasi spesies. Teori ini merupakan teori evolusi pertama yang ilmiah. Disusul kemudian oleh Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace. Hingga kemudian semakin terkenallah teori evolusi ini.



TEORI-TEORI EVOLUSI DAN PARA PENCETUSNYA

Berikut ini adalah teori evolusi yang dikemukakan oleh para filsuf jaman kuno hingga ilmuwan modern.

1. Teori Evolusi Aristoteles (384-322 SM)
Berpendapat bahwa evolusi yang terjadi berdasarkan metafisika alam, maksudnya metafisika alam dapat mengubah organisme dan habitatnya dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih kompleks.

2. Teori Evolusi Anaximander (500 SM)
Anaximander juga merupakan seorang filosof yang berasal dari Yunani. Ia berpendapat bahwa manusia berawal dari makhluk akuatik mirip ikan dan mengalami proses evolusi.

3. Teori Evolusi Emepedoclas (495-435 SM)
Ia mengemukakan teori bahwa kehidupan berasal dari lumpur hitam yang mendapat sinar dari matahari dan berubah menjadi makhluk hidup. Evolusi terjadi dengan dimulainya makhluk hidup yang sederhana kemudian berkembang menjadi sempurna dan akhirnya menjadi beraneka ragam seperti sekarang ini.

4. Teori Evolusi Erasmus Darwin (1731-1802)
Kakek dari Charles Robert Darwin, seorang tokoh evolusi berkebangsaan Inggris. Teorinya adalah bahwa evolusi terjadi karena bagian fungsional terhadap stimulasi adalah diwariskan. Ia menyusun buku yang berjudul Zoonamia yang menentang teori evolusi dari Lamarck.

5. Teori Evolusi Count De Buffon (1707-1788)
Buffon berpendapat bahwa variasi-variasi yang terjadi karena pengaruh alam sekitar diwariskan sehingga terjadi penimbunan variasi.

6. Teori Evolusi Sir Charles Lyell (1797-1875)
Lyell adalah seorang ilmuwan yang berasal dari Skotlandia dengan bukunya yang terkenal berjudul Principles of Geology. Di dalam bukunya tersebut Lyell berpendapat bahwa permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama.



Source :
https://www.perpusku.com/2017/01/teori-evolusi-pengertian-sejarah-dan-tokoh-pencetusnya.html

PAPER 13 - LOGIKA

July 12, 2018

Logika matematika merupakan salah satu materi pelajaran matematika yang merupakan gabungan dari ilmu logika dan ilmu matematika. Logika berasal dari bahasa yunani kuno yaitu λόγος (logos), logos dapat diartikan sebagai hasil pertimbangan akal atau pikiran yang dinyatakan lewat kata atau bahasa. Sedangkan jika diartikan secara sistematis, logika dapat dianalisis berdasarkan nilai-nilai kebenaran.
1. Pernyataan
Pernyataan yaitu kalimat yang mempunyi nilai benar atau salah, tetapi dengan pernyataan keduanya (Benar-salah). Sebuah kalimat tidak dapat ditentukan sebagai pernyataan apabila kita tidak bisa menentukan kebenaran atau kesalahan dan bersifat relatif. Dalam logika matematika terdapat dua jenis pernyataan, yaitu pernyataan tertutup dan pernyataan terbuka.
Pernyataan tertutup adalah kalimat pernyataan yang sudah bisa dipastikan nilai benar/salah nya.
pernyataan terbuka adalah kalimat pernyataan yang belum dapat dipastikan nilai benar/salah nya.
Contoh :
  • 2 X 4 = 8 (Sudah pasti benar / Pernyataan tertutup)
  • 15 : 5 = 5 (Sudah pasti salah / Pernyataan tertutup)
  • Gula putih rasanya manis (Harus dibuktikan dahulu / Pernyataan terbuka)
  • Jarak antara Bogor dan Bekasi adalah dekat (Pernyataan relatif)

2. Negasi

Negasi atau Ingkaran merupakan pernyataan yang isinya mengingkari pernyataan atau berisi kalimat sangakalan, negasi biasanya dibentuk dengan cara menambahkan kata “tidak benar bahwa” pada awal kalimatnya atau memberikan simbol ” ~” pada awal pernyataannya.
Contoh:
  • Pernyataan 1
    • Bumi itu Bulat
  • Pernyataan 2
    • Tidak benar bahwa Bumi itu bulat.
3. Konjungsi
Konjungsi yaitu pernyataan majemuk yang dihubungkan dengan kata hubung “dan” atau disimbolkan dengan “^”. Pernyataan konjungsi hanya memiliki nilai benar jika kedua pernyataan di dalamnya bernilai benar. Jika salah satu pernyataan bernilai salah, maka pernyataan konjungsi juga bernilai salah.
Perhatikan tabel kesimpulan :
konjungsi
4. Disjungsi
Disjungsi adalah pernyatan majemuk yang dihubungkan dengan kata “atau” yang disimbolkan dengan “V” . Disjungsi merupakan kebalikan dari konjungsi. Pernyataan disjungsi hanya akan bernilai salah jika kedua pernyataan yang terdapat didalamnya bernilai salah. Jika salah satu pernyataan bernilai benar, maka pernyataan disjungsi juga bernilai benar.
Perhatikan tabel dibawah ini.
disjungsi

5. Implikasi

Implikasi yaitu pernyataan majemuk yang diawali dengan kata jika dan dihubungkan dengan kata hubung “maka” yang disimbolkan dengan “=>”. Misal “p => q” dibaca “p maka q”.
Perhatikan tabel dibawah ini
implikasi

6. Biimplikasi

Biimplikasi yaitu bentuk kompleks sari implikasi yang berarti “jika dan hanya jika” yang disimbolkan dengan “<=>”. Misal p <=> q dibaca “p jika dan hanya jika q”.
Perhatikan tabel dibawah ini.
biimplikasi

7. Ekuivalensi Pernyataan Majemuk

Ekuivalensi pernyataan majemuk yaitu persesuaian yang bisa diterapkan dalam konsep-taan majemuk yang telah dijelaskan diatas, dengan metode ini kita dapat mengetahui negasi dari konjungsi, disjungsi, implikasi dan juga biimplikasi.
Konsep ekuivalensi dinyatakan dalam rumus-rumus tertentu, seperti rumus berikut ini.
rumus-ekuivalen
8. Konvers
Konvers merupakan kebalikan dari implikasi yaitu ditandai dengan pertukaran letak. Misalkan “p => q” , maka koners nya adalah “q => p”.
9. Invers
Invers adalah lawan dari implikasi. Dalam invers, pernyataan yang terdapat pada pernyataan majemuk merupakan negasi dari pernyataan pada implikasi. Misal p => q, maka inversnya adalah ” ~p => ~q”
10. Kontraposisi
Sementara kontraposisi merupakan kebalikan daripada invers sama halnya dengan konvers, hanya pernyataan majemuknya merupakan negasi atau ingkaran. Misalkan invers “~p => ~q” . Maka kontraposisi nya adalah “~q => ~p”
11. Kuantor Pernyataan
Pernyataan kuantor yaitu bentuk pernyataan yang didalamnya terdapat konsep kuantitas. terdapat dua jenis kuantor, yaitu kuantor universal dan kuantor eksistensial.
  • Kuantor universal digunakan dalam pernyataan yang menggunakan konsep setiap atau semua
kuantor-universal
  • Kuantor eksistensial digunakan dalam pernyataan yang mengandung konsep ada, sebagian, beberapa, atau terdapat.
kuantor-eksistensial
12. Ingkaran dari pernyataan berkuantor
Pernyataan berkuantor memiliki negasi atau ingkaran. Negasi dari berkuantor universal adalah kuantor eksistensial begitu juga sebaliknya. Perhatikan contoh berikut.
  • p : beberapa mahasiswa memiliki semangat belajar yang tinggi
  • p : semua mahasiswa tidak memiliki semangat belajar yang tinggi

Source :
http://www.pelajaran.co.id/2016/01/logika-matematika-pengertian-penjelasan-lengkap-konsep-didalamnya.html

PAPER 12 - PREPOSISI

July 12, 2018

Pengertian Kata Depan (Preposisi)
Kata depan (preposisi) digunakan untuk menandai berbagai hubungan makna antara kata di depan dengan kata yang berada di belakang. Secara sintaksis, preposisi turut diletakan sebelum kata benda, kata kerja atau kata keterangan. Sehingga, dalam hal ini aturan penulisan kata depan yaitu kata depan seperti “di”, “ke”, dan “dari” ditulis terpisah dengan kata-kata dibelakangnya, kecuali untuk kata-kata yang sudah dianggap lazim sebagai satu kata, seperti kepada, daripada dan sebagai imbuhan seperti dipukul, dimakan dan lain-lain.
Beberapa contoh diantaranya :
a)       Disana – Benar (ü) dan Disini – Salah (û)
b)      Ke sekolah – Benar (ü) dan Kesekolah – Salah (û)
c)       Kata depan ditulis dengan huruf kecil jika digunakan di dalam kalimat sebagai judul.
d)      Contoh:
Berlayar Dari Samudera Indonesia Ke Samudera Hindia Dan Antartika – Salah (û)
Berlayar dari Samudera Indonesia ke Samudera Hindia dan Antartika – Benar (ü)
Ciri-Ciri Kata Depan
Kata yang digunakan di muka kata benda untuk menghubungkan kata dengan klausa dengan klausa/kalimat dengan kalimat. Beberapa diantaranya :
a)       Tempat berada: di, pada, dalam atas dan antara.
b)      Arah asal: dari
c)       Arah tujuan: ke, kepada, akan dan terhadap
d)      Pelaku: oleh
e)      Alat: dengan dan berkat
f)        Perbandingan: dari pada
g)       Hal/masal: tentang, mengenai
h)      Akibat: hingga, sampai
i)        Tujuan: untuk, buat, guna dan bagi
j)        Demi dan menurut
Jenis-Jenis Kata Depan
1. Kata Depan Sebagai Penunjuk Arah Asal
Kata depan yang menyatakan arah asal yaitu dari. Contoh: Pamanku datang dari kampung halaman membawa oleh-oleh untuk aku.

2.  Kata Depan Sebagai Penunjuk Tempat Keberadaan

Kata-kata depan yang menunjukan tempat keberadaan diantaranya ialah pada, di, dalam, antara, dan atas. Contoh: aku akan pergi bertamasya bersama ayah pada hari minggu.

3.  Kata Depan Sebagai Penunjuk Pelaku

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan pelaku ialah oleh. Contoh: Bunga itu ditanam oleh ibu di vas bunga.

4.  Kata Depan Penunjuk Arah Tujuan

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan arah tujuan diantaranya ialah kepada, akan, ke dan terhadap. Contoh: Ayah mengajakku pergi ke rumah nenek di Surabaya.

5.       Kata Depan Penanda Alat Atau Cara

Kata depan yang digunakan untuk menandakan alat atau cara, diantaranya ialah dengan dan berkat. Contoh: Ayah memotong rumput di depan rumah dengan menggunakan gunting besar.

6.       Kata Depan Penunjuk Suatu Permasalahan

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan suatu permasalahan diantaranya ialah mengenai dan tentang. Contoh: Ibu bertanya kepadaku mengenai masalah yang tengah aku hadapi.

7.       Kata Depan Penanda Hubungan Perbandingan

Kata depan yang digunakan untuk mendadakan hubungan perbandingan ialah daripada. Contoh: Shinta lebih tinggi 2 cm daripada Sonia.

8.       Kata Depan Penanda Hubungan Sebab-Akibat

Kata depan yang digunakan untuk menandai hubungan sebab-akibat ialah hingga dan sampai. Contoh: Kemarau tahun ini sangat panjang hingga menyebabkan kekeringan.

9.       Kata Depan Penunjuk Tujuan Atau Maksud

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan tujuan atau maksud ialah untuk, baut, bagi dan guna. Contoh: Ayah bekerja keras untuk menghidupi keluarga tercintanya.



Source :
http://www.dosenpendidikan.com/kata-depan-preposisi-pengertian-ciri-jenis-fungsi-contoh/

PAPER 11 - FUNGSI

July 12, 2018

Fungsi, dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain). Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif. Istilah "fungsi", "pemetaan", "peta", "transformasi", dan "operator" biasanya dipakai secara sinonim.
Anggota himpunan yang dipetakan dapat berupa apa saja (kata, orang, atau objek lain), namun biasanya yang dibahas adalah besaran matematika seperti bilangan riil. Contoh sebuah fungsi dengan domain dan kodomain himpunan bilangan riil adalah y=f(2x), yang menghubungkan suatu bilangan riil dengan bilangan riil lain yang dua kali lebih besar. Dalam hal ini kita dapat menulis f(5)=10.

B.   JENIS-JENIS FUNGSI
1.     Fungsi konstan (fungsi tetap)
Fungsi konstan adalah fungsi  yang dinyatakan dalam rumus f(x) = c, dengan c suatu konstanta. Grafiknya jika dilukis dalam suatu sumbu koordinat dimana domainnya sumbu x merupakan garis yang sejajar dengan sumbu x.
Fungsi konstan ditulis sebagai: f: x    f(x) = k
2.     Fungsi linear
Suatu fungsi f(x) disebut fungsi linear apabila fungsi itu ditentukan oleh
f(x) = ax + b, di mana a ≠ 0, a dan b bilangan konstan dan grafiknya berupa
garis lurus.
3.     Fungsi kuadrat
Suatu fungsi f(x) disebut fungsi kuadrat apabila fungsi itu ditentukan oleh
f(x) = ax2 + bx + c, di mana a ≠ 0 dan a, b, dan c bilangan konstan dan
grafiknya berupa parabola.
4.     Fungsi identitas
Suatu fungsi f(x) disebut fungsi identitas apabila setiap anggota domain fungsi
berlaku f(x) = x atau setiap anggota domain fungsi dipetakan pada dirinya sendiri. Grafik fungsi identitas berupa garis lurus yang melalui titik asal dan semua titik absis maupun ordinatnya sama. Fungsi identitas ditentukan oleh f(x) = x.
5.     Fungsi tangga (bertingkat)
Suatu fungsi f(x) disebut fungsi tangga apabila grafik fungsi f(x) berbentuk
interval-interval yang sejajar.
6.     Fungsi modulus
Suatu fungsi f(x) disebut fungsi modulus (mutlak) apabila fungsi ini memetakan
setiap bilangan real pada domain fungsi ke unsur harga mutlaknya.
7.     Fungsi ganjil dan fungsi genap
Suatu fungsi f(x) disebut fungsi ganjil apabila berlaku f(–x) = –f(x) dan disebut
fungsi genap apabila berlaku f(–x) = f(x). Jika f(–x) ≠ –f(x) maka fungsi ini
tidak genap dan tidak ganjil.



Source :

PAPER 10 - RELASI

July 12, 2018


RELASI



A.   PENGERTIAN RELASI SECARA UMUM

Relasi dalam KBBI memiliki arti hubungan, perhubungan, atau pertalian. Sebagai contoh, pengusaha cafe atau restoran mempunyai relasi dengan jenis menu makanan yang dihidangkannya, atau murid SMP mempunyai hubungan atau relasi dengan ekstrakurikuler kegemarannya.
Dalam matematika, relasi berfungsi untuk menyatakan suatu hubungan tertentu antara dua himpunan. Misalnya hubungan antara siswa dengan kegemarannya, hubungan orang tua dengan penghasilannya, hubungan anak dengan mainan kesukaannya, dan sebagainya.



B.    PENGERTIAN RELASI DALAM MATEMATIKA



Relasi adalah himpunan A ke himpunan B adalah hubungan yang memasangkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota himpunan B.

Contoh :

Tentukanlah relasi yang dapat menghubungkan himpunan P ke himpunan Q berikut ini!
P = {1, 2, 3, 4, 5} dan Q = {1, 4, 9, 16, 25}
Penyelesaian:
Relasi yang dapat menghubungkan antara himpunan P ke himpunan Q adalah “akar dari”.



C.    CARA MENYAJIKAN RELASI



Relasi yang menghubungkan himpunan yang satu dengan himpunan lainnya dapat disajikan dalam beberapa cara, yaitu diagram panah, diagram kartesius, dan himpunan pasangan berurutan.

Contoh :
Rani, Dian, Isnie, dan Dila sedang berbincang-bincang di sebuah taman dekat sekolah. Mereka sedang membicarakan olahraga kegemarannya masing-masing. Rani menyukai olahraga bulu tangkis dan basket. Dian menyukai olahraga basket dan atletik, Isnie menyukai olahraga senam dan Dila menyukai olahraga basket dan tenis meja.

Misalkan himpunan P = {Rani, Dian, Isnie, Dila} dan Q = {Basket, Bulu Tangkis, Atletik, Senam, Tenis Meja}. Kata “menyukai” adalalah relasi yang menghubungkan himpunan P dan himpunan Q.



1)      Diagram Panah

Anggota-anggota himpunan P berelasi dengan anggota himpunan Q dengan relasi “menyukai”. Hal tersebut ditunjukkan dengan arah panah. Oleh karena itu, diagramnya disebut diagram panah.

2)      Diagram Kartesius

Diagram kartesius merupakan diagram yang terdiri atas sumbu X dan sumbu Y. Pada diagram kartesius, anggota himpunan P terletak pada sumbu mendatar (sumbu-X), sedangkan anggota himpunan Q terletak pada sumbu tegak (sumbu-Y).

3)      Himpunan Pasangan Berurutan

Selain menggunakan diagram panah dan kartesius, sebuah relasi yang menghubungkan himpunan yang satu dengan himpunan lainnya dapat disajikan dalam bentuk himpunan pasangan berurutan.

Adapun cara penulisannya adalah anggota himpunan P ditulis pertama, sedangkan anggota himpunan Q menjadi pasangannya. Berdasarkan soal di atas, maka diperoleh himpunan pasangan berurutan sebagai berikut. {(Rani, basket), (Rani, bulu tangkis), (Dian, basket), (Dian, atletik), (Isnie, senam), (Dila, basket), (Dila, tenis meja)}



Source :


PAPER 9 - HIMPUNAN DAN BILANGAN

July 12, 2018




A.   Pengertian Himpunan
     Himpunan adalah kumpulan objek atau benda yang elemen/anggota-anggotanya yang dapat didefinisikan dengan jelas, serta mempunyai nilai kebenaran yang pasti dan bukan relatif. Dengan himpunan, kita dapat mengetahui mana objek yang termasuk dalam anggota himpunan dan mana objek yang bukan anggota himpunan. Anggota dari suatu himpunan disimbolkan dengan  , sedangkan bukan anggota himpunan disimbolkan dengan  .

beberapa contoh himpunan :
1.       Kumpulan kendaraan beroda tiga, ditentukan dengan jelas yaitu becak, bajaj, bemo.
2.       Kumpulan bilangan bulat positif kurang dari 10, ditentukan dengan jelas yaitu 1,2,3,4,5,6 dst.
3.       Kumpulan hewan yang berkembang biak dengan bertelur, ditentukan dengan jelas yaitu burung, ayam, bebek, komodo, kadal, dan lain-lain.

B.    Macam-macam Himpunan dalam Matematika

1.     Himpunan Kosong
Suatu himpunan yang tidak mempunyai anggota apa pun atau himpunan dengan kardinalitas 0. Himpunan kosong tidak memiliki anggota apa pun, ditulis sebagai Ø = {}
Contoh:
M adalah himpunan bilangan prima genap.  Kenyataannya tidak ada bilangan prima genap.

2.     Himpunan bagian
Suatu himpunan A bisa dikatakan himpunan bagian/subset dari himpunan B jika setiap anggota A "termuat" di dalam B. Himpunan B adalah superhimpunan atau superset dari himpunan A karena semua elemen A juga adalah elemen B. Simbol untuk himpunan bagian untuk subset dan untuk superset.
Contoh: 
A = { 1, 2, 3, 4, 5, 6 }  dan B = { 2, 4, 6 }
Seluruh anggota himpunan B ada dalam himpunan A, maka B 
A  dan A  B.

3.     Himpunan Sama
Dua buah himpunan, yaitu Himpunan A dikatakan sama dengan himpunan B jika keduanya mempunyai anggota yang sama, walaupun urutan nya tidak sama persis.
Notasi : A = B ↔ A
B dan B A
Contoh:
1.    Jika A = { 1,2,3,4,5} dan B = { 2,1,4,5,3 }, maka A B dan B A, maka A = B
2.    Jika Himpunan A = {3,5,6,5} dan B = {5,3,6}, maka A B dan B A, maka A = B
3.    Jika A = {3,4,5,4} dan B = {4,5}, maka A ≠ B

4.     Himpunan Saling Lepas
Dua buah himpunan yang tidak kosong bisa dikatakan saling lepas jika kedua himpunan tersebut tidak memiliki anggota yang sama satu pun. Himpunan lepas dilambangkan dengan “//”.
Contoh:
Himpunan A = {1,3,5,6} dan himpunan B = {2,4,8,10}

5.     Himpunan Ekuivalen
Himpunan dikatakan ekuivalen jika dua himpunan mempunyai jumlah anggota yang sama walaupun objek/benda nya tidak sama. Himpunan ekuivalen dilambangkan dengan ~.
Contoh :
Jika A = {1,3,5,7,9,11} dan B = {a,b,c,d,e,f},
maka A ~ B , karena n(A)=6 dan n(B)=6.


Source :


PAPER 8 - EKOLOGI DAN DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

July 12, 2018

Ekologi merupakan ilmu hubungan timbal balik mahluk hidup dengan lingkungan hidupnya. Istilah ekologi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu oikos (rumah) dan logos (rumah), dan logos (ilmu), dan pertama kali digunakan pada abad pertengahan tahun 1860-an oleh Arnest Haeckel. Maka, secara harfiah ekologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang mahluk hidup dalam rumahnya atau dapat pula dikatakan sebagai ilmu tentang rumah tangga mahluk hidup.
DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DALAM KEHIDUPAN MNUSIA
Kebutuhan manusia yang meningkat mendorong diciptakannya teknologi untuk meningkatkan mutu kehidupan dan memuaskan keinginan manusia. Kehidupan manusia tentunya tidak terlepas dengan perkembangan teknologi pada setiap zamannya, terlepas dari adanya dampak negative dan positif yang ditimbulkan dari penggunaan teknologi tersebut.
1.    Pemenuhan kebutuhan primer
a)    Sandang
Pada awal mulanya, pakaian hanya berfungsi sebagai penutup aurat dan pelindung dari sengatan panas dan udara dingin. Pakaian terus berevolusi dengan mengandalkan serat-serat alami dan sintetis sesuai dengan kebutuhan manusia, seperti adanya pakaian tidur dan pakaian kerja. Pada saat ini, pakaian digunakan juga sebagai penentu status sosial seseorang.
b)    Pangan
Merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia untuk dapat bertahan hidup. Kebutuhan pangan yang terus meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Usaha yang dilakukan diantaranya adalah ekstensifikasi, yaitu memperluas lahan pertanian, dan intensifikasi, yaitu pemilihan bibit unggul, cara penggarapan yang baik, pemeliharaan tanaman dan pengolahan pasca panen yang lebih sempurna.
Dalam hal ini, dampak positif yang didapatkan dengan majunya teknologi salah satunya adalah dapat diciptakannya bibit unggul dengan Teknik radiasi dan rekayasa genetika. Penggunaan hormone tumbuhan dan mekanisasi memacu pertumbuhan dengan cepat dan pengolahan lahan yang cepat pula. Namun, dampak negative yang ditimbulkan adalah dalam penggunaan racun pemberantas hama tanaman, yang dapat meracuni hama tanaman serta hasil panen (dalam hal ini, manusia juga akan teracuni).
c)    Papan
Pada mulanya, pembuatan rumah hanya mengandalkan bahan-bahan sederhana seperti penggunaan sirap di Kalimantan, penggunaan bamboo di Toraja, dan penggunaan ilalang di Nusa Tenggara.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan manusia  dan semakin sedikitnya lahan akan tempat tinggal dengan fungsinya yang bertambah (memenuhi rasa kenyamanan dan keindahan), pembuatan rumah sekarang ini menggunakan bahan-bahan bangunan dengan kualitas tinggi yang terus ditingkatkan kualitasnya sepanjang waktu.
2.    Pemenuhan kebutuhan sekunder
a)    Bidang industry
Dibutuhkannya alih teknologi (transfer of technology) dari negara maju ke negara berkembang sejalan dengan makin meningkatnya kebutuhan manusia. Proses ini memerlukan perhitungan yang matang agar teknologi baru dapat diterima dan digunakan masyarakat pada waktu itu (adaptif), dan melindungi teknologi yang sudah ada (protektif).
Dalam hal ini, dampak positif yang ditimbulkan adalah memberikan kegunaan besar pada manusia, sedangkan dampak negatifnya adalah munculnya limbah industry.
b)    Bidang transportasi
Penemuan roda dan binatang penarik pada saat ini memudahkan manusia dalam menciptakan alat transportasi seperti mobil dan motor. Bersamaan dengan kemajuan itu, salah satu dampak negative yang ditimbulkan adalah tercemarnya udara oleh polusi kendaraan bermotor dan tecemarnya lautan yang semakin meningkat setiap harinya.
c)    Bidang komunikasi
Pada mulanya, Penemuan telegraph berkawat oleh Samuel Morse mulai memudahkan manusia dalam berkomunikasi. Penemuan itu terus berlanjut hingga ditemukannya satelit telekomunikasi yang digunakan sekarang ini. Dampak positif yang ditimbulkan adalah manusia dapat berkomunikasi jarak jauh dengan kerabat-kerabatnya. Namun, dampak negatifnya adalah manusia menjadi semakin malas untuk berkomunikasi seperti dulu dengan orang-orang yang ada disekitarnya karena terbiasa berkomunikasi menggunakan telepon genggam.
d)    Bidang kesehatan
Ditemukannya teknologi dalam ilmu biologi murni hingga terapan untuk mempelajari struktur tubuh, organ-organ, serta cara bekerja organ tubuh sangat menunjang tenaga kesehatan dalam mengobati dan menghindari penyakit-penyakit berbahaya. Munculnya penyakit-penyakit baru dalam penyakit mental (psikhis) juga dapat diketahui gejalanya dan cara-cara pengobatannya.
3.    Pemenuhan kebutuhan tersier
a)    Ekonomi
Manusia pada dasarnya selalu memperhitungkan untung rugi. Pada masa dulu yang masih mengandalkan tanah, kaum fedollah-lah yang memegang kekuasaan. Pada masa industri, kaum kapitalislah yang memegang peranan utama dalam penyediaan kebutuhan manusia. Namun pada masa sekarang ini, kaum kapitalis indutrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas negara, disebut Multi Nasional Corporation (MNC), yang tentunya memerlukan modal besar serta teknologi berkemampuan tinggi.  Negara-negara berkembang juga turut ikut serta dalam politik pemerintahan.
Walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan, namun sebagian lainnya dapat merasakan manfaat dengan dipergunakannya teknologi modern. Karena dengan teknologi, kebutuhan hidup dapat lebih mudah diperoleh dengan harga yang relative murah. Dan tentunya, dengan cara pembayaran yang mudah pula. Yaitu dengan tunai ataupun kredit.
b)    Sosial
Pada masa dulu, bekerja menjadi pegawai negeri tinggi dibandingkan menjadi pengusaha atau pedagang dirasa lebih meninggikan status sosial. Namun, saat ini menjadi pengusaha atau karyawan pabrik yang proffesional lebih meninggikan status sosial. Dampak positif dalam hal ini adalah dengan berkembangnya teknologi, menyebabkan industri dapat memproduksi barang secara massal. Dampak negatifnya adalah teknologi tadi dapat digunakan untuk melakukan peniruan atau pemalsuan merek dagang.
c)    Budaya
Budaya mempunyai pengertian yang luas karena dapat berwujud tiga hal, yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan manusia. Beberapa dampak positif adanya budaya, yaitu budaya dapat memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi manusia. Namun, dampak negatifnya adalah ketidaksadarannya manusia akan hancurnya budaya karena sesuatu yang mereka ciptakan.