PAPER 4 - PERKEMBANGBIAKAN SEKSUAL DAN ASEKSUAL

July 12, 2018

1.    Perkembangbiakan seksual

Perkembiakan seksual berlaku pada tumbuhan dan hewan. Dimulai dengan bersatunya dua sel dalam suatu proses pembuahan, yang lalu menyatukan kedua nukleus dan sitoplasma tertentu. Dengan cara ini, hanya sel-sel yang khusus saja (gamet; dalam Bahasa Yunani gamos : perkawinan) yang dapat bersatu dalam proses pembuatan. Pada beberapa organisme uniseluler, gamet berwujud seperti sel lain dari tiap spesiesnya. Sedangkan pada organisme multiseluler, gamet memiliki jumlah sel kromosom yang berbeda dari sel-sel lainnya. Namun pada umumnya, gamet tidak hanya dapat dibedakan dari sel-sel biasa, melainkan dari kedua sel pasangan yang bergabung juga jelas berbeda. Gamet, yaitu ovum atau sel telur, tidak dapat bergerak, berukuran lebih besar dari sperma, dan mengandung banyak makanan cadangan.

Lalu, penggabungan dua sel tadi menghasilkan zigot. Pada organisme uniseluler, zigot adalah individu yang sempurna. Namun pada multiseluler, zigot hanyalah sebuah permulaan saja. Karena zigot baru berkembang melalui pembagian sel secara mitosis yang dilakukan secara berulang-ulang.

Terdapat 2 contoh dalam pengembangbiakan seksual :

1.       Pada tumbuh-tumbuhan

Alat kelamin jantan disebut serbuk sari, sedangkan pada betina disebut putik. Keduanya berada pada satu tempat yang sama, hanya saja waktu masaknya tidak bersamaan. Penyerbukan pada tumbuhan dapat berlangsung dengan bantuan :

·      Angin, contoh : Padi

·      Serangga, contoh : bunga yang bermadu

·      Manusi, contoh : panilii

2.       Pada hewan

Masa kawin pada hewan ditunjukkan dengan berbagai macam pemikat yang dikeluarkan, seperti bulu warna warni pada merak jantan yang ditujukan untuk menarik perhatian merak betina. Terdapat 2 macam pembuahan pada hewan :

·      Di luar tubuh (ekstern), contoh : ikan mas dan katak. Karena ovum betina keluar di air baru kemudian dibuahi oleh sperma jantan.

·      Di dalam tubuh (intern), contoh : ikan paus dan kebanyakan hewan darat lainnya. Karne sperma dari hewan jantan untuk membuahi ovum terjadi di dalam tubuh betina



2.    Perkembangbiakan aseksual

Perkembangbiakan aseksual adalah proses terjadinya pembentukan individu baru dari satu induk tanpa melalui proses penggabungan atau perpaduan antara sel kelamin. Pada perkembangbiakan, kebanyakan organisme akseksual dapat melakukan keduanya.

Terdapat beberapa contoh dalam perkembangbiakan aseksual, 2 diantaranya :

1)        Pembelahan kembar

Sel membentuk dua sel anak yang mempunyai jumlah sitoplasma yang sama. Dilakukan oleh hampir semua tumbuhan dan hewan tingkat rendah.

2)        Kuncupan

Inti sel membelah menjadi dua belah yang sama namun tidak sama besar pada sitoplasma. Bagian yang kecil disebut kuncup.

You Might Also Like

0 komentar